Jika kebetulan anda berkunjung ke sebuah rumah bercat oranye di Desa Sumberbening, RT 17 RW 5, dan mendapati seorang anak gadis remaja tanggung, belum mandi, rambut acak-acakan dan ketawa-ketiwi sendiri di depan komputer dengan koneksi internet on *panjang bgt sih kalimat ini*, yakinlah dia bukan orang gila yang disembunyikan oleh keluarganya. Dia cuma seorang anak lulusan SMA yang frustrasi menunggu waktu masuk kuliah, gak punya kegiatan positif untuk dikerjakan pada pagi hari, dan hanya menjadi beban tanggungan rumah tangga yang telah dibangun orangtuanya selama hampir 20 tahun. Geje gila anak ini, pantasnya ditelantarkan saja...*ngek* ah tapi janganlah..3 tahun lagi anak ini bakal jadi pegawai DJP dengan penghasilan lumayan, amiiiiin ya Allah *pake nada Baim*
ya itu tadi sekilas gambaran sosiologis (atau demografis??? gataulah, bukan antropolog saya ini) dari Shafira Aulia Yossitawaty a.k.a. Fira a.k.a. Yossi a.k.a. titisan Mak Bongki..(yang disebutkan terakhir ini julukan yang dikasih sama temen baru saya a.k.a. Zaky, anak kota pudak yang lagi jadi beban keluarga juga, mirip seperti saya).
Alasan kenapa saya dijuluki seperti itu, silakan tanya sendiri ke orangnya via fb dg nama Muhammad Zaky Mubarok, terus cari yang profpicnya orang nyantai di atas pohon *huhu*
yak, sekarang kembali ke topik mengenai saya..
Begini, selepas saya diterima SNMPTN di Unair dan berhasil menebus sebagian uang yang telah terlanjur masuk ke daftar kekayaan kampus, saya merasa seolah di atas angin. Enak banget hidup saya saat itu, setelah di awal" ditolak oleh 2 universitas bergengsi di negeri ini, keberuntungan seakan terus melekat pada saya. Bagaimana tidak, semua tes yang saya ikuti pasca kegagalan itu semuanya berbuah keberhasilan. Mulai dari STIS tahap 1, yang mana saya hanya bisa mengerjakan SEPARUH soal matematikanya dan hampir semua soal Bahasa Inggrisnya, terus SNMPTN yang membuat saya jijay abis saat hari pertama.
Lalu, pada hari Minggu tanggal 25 Agustus, saya mendapat musibah. Tes STIS tahap 2 saya dinyatakan gagal...
Haduh, campur aduk perasaan saya saat itu. Saya sedih karena mengecewakan kedua orangtua saya, saya senang karena agaknya ilmu statistik kurang cocok dengan saya. Tapi masih ada tanggal 3 Agustus, dimana pada hari itu akan diumumkan hasil USM STAN 2010/2011. Huhuhu, sebenarnya tanggal itulah yang paling saya tunggu-tunggu...
dan Alhamdulillah, puji syukur padaMu ya Rabb, saya akhirnya bisa diterima di kampus calon" punggawa keuangan negara itu *meniru istilahnya seorang kakak kelas* di jurusan yang saya pilih, yaitu Perpajakan.. :D
Lalu, setelah hari itu, dimulailah masa" saya menjadi pengangguran temporal.
Alamak, apa sih kerjaan saya di rumah? Cuma maka, tidur, main, bantuin mama dikit", pokoknya jadi beban keluarga deh. Atau kalau nggak gitu, ngenet sepuasnya pakai speedy yang alhamdulillah udah dikonversi programnya jadi unlimited. Facebookan sepuasnya, nyari" fbnya calon teman sekampus, dan ketemu beberapa, termasuk fbnya orang yg sudah memberi saya julukan baru tersebut.
Huaaa.......saya pengen segera masuk kuliah!! Pengen cepetan Dinamika, pengen cepetan ngerasain gimana sangarnya jadi mahasiswa STAN, kampus impian saya bahkan sejak masih berseragam putih biru. Tapi apa daya, itu semua baru bisa saya rasakan nanti mulai tanggal 26 September (pra- Dinamika, kata Zaky).
Sementara menunggu, saya harus bersabar dianggap jadi family burden. Biarin, besok saya malah mau meringankan beban keluarga kok, hehe...amiiiiiiiiiiiiiiiiiiin ya Allah...
dan sekarang, remaja tanggung yang diprofilkan di atas tadi tengah duduk lagi di depan komputer *setelah waktu bangun tidur tadi udah*, buka facebook sama ngetik postingan ini. Ini kedua kalinya dalam hari ini dia pake koneksi internet, yang untunglah no limit, hehe...
dan sekali lagi, kalau kebetulan Anda mampir di rumah yang ciri-cirinya disebutkan di atas, tolong jangan keburu telepon Dinas Sosial atau Rumah Sakit Jiwa terdekat, karena sumpah saya tidak gila, cuma kurang waras aja bawaan waktu SMA, hehe. Saran saya, sebaiknya Anda malah mengajak saya ngobrol atau gila-gilaan, setidaknya supaya kadar kejenuhan saya ini bisa menurun. Lebih baik lagi kalau Anda tersentuh dan tergerak mengirimi saya pulsa, sehingga saya bisa sms-an sintong lagi sama temen" geng Banda Ceria yang semuanya udah mulai sibuk kuliah kecuali sayaaa.........
Huaaa.........please!!!! Tolong entaskan saya dari kejenuhan ini!!!!!!!!!!!!
Help >,<
No comments:
Post a Comment